
Gorontalo, Juni 2026 – Jurusan Ilmu Lingkungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyelenggarakan kegiatan Praktek Kuliah Lapangan (PKL) Terpadu sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis pengalaman lapangan. Kegiatan yang mengusung tema “Green Coast Initiative: Eksplorasi Ekologi, Biodiversitas, dan Konservasi Ekosistem Pesisir” ini akan dilaksanakan pada 2–3 Juni 2026 di Oceana Dive Resort, Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo.
PKL Terpadu merupakan salah satu program akademik yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa melalui observasi lapangan dan riset mini. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di dalam kelas, tetapi juga melakukan pengamatan terhadap kondisi lingkungan nyata sehingga mampu memahami keterkaitan antara konsep akademik dan fenomena yang terjadi di lapangan.
Kegiatan ini mengintegrasikan lima mata kuliah utama, yaitu Ekologi Umum, Konservasi Sumber Daya Alam, Biodiversitas Riparian, Valuasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan, serta Ekosistem Wilayah Pesisir Pantai dan Mangrove. Integrasi berbagai mata kuliah tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai kondisi lingkungan pesisir serta tantangan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan.
Menurut team teaching mata kuliah, kawasan pesisir dipilih sebagai fokus kegiatan karena memiliki peranan strategis dalam menjaga keseimbangan ekologis, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna. Namun demikian, kawasan pesisir juga menghadapi berbagai tantangan seperti abrasi, pencemaran, eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan, degradasi lingkungan, hingga dampak perubahan iklim yang semakin nyata.
Sebagai lokasi pelaksanaan, Oceana Dive Resort dinilai memiliki potensi yang sangat mendukung kegiatan pembelajaran lapangan. Kawasan ini memiliki karakteristik lingkungan pesisir dan laut yang dapat menjadi objek kajian ilmiah bagi mahasiswa, terutama dalam memahami kondisi ekologi pesisir, biodiversitas, pengelolaan sumber daya alam, serta upaya konservasi lingkungan berbasis kawasan wisata.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk melakukan observasi dan pengumpulan data lapangan. Fokus pengamatan meliputi kondisi ekologi kawasan pesisir, keanekaragaman flora dan fauna, kondisi lamun dan wilayah riparian, potensi serta pemanfaatan sumber daya alam, hingga berbagai bentuk aktivitas konservasi yang telah diterapkan di kawasan wisata tersebut.
Selain observasi lapangan, peserta juga akan melakukan diskusi kelompok dan refleksi terhadap hasil pengamatan yang diperoleh. Data yang terkumpul kemudian akan dianalisis dan disusun menjadi laporan ilmiah sebagai bagian dari tugas akademik sekaligus hasil riset mini yang dilakukan selama kegiatan berlangsung.
Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam melakukan observasi lingkungan, mengaplikasikan teori yang telah dipelajari di kelas, mengidentifikasi kondisi ekologi kawasan pesisir dan mangrove, mengamati biodiversitas riparian, serta menganalisis praktik konservasi sumber daya alam yang diterapkan di kawasan wisata pesisir. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan melatih kemampuan mahasiswa dalam melakukan penelitian sederhana, pengumpulan data, analisis ilmiah, dan penyusunan laporan akademik.
Tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi akademik, PKL Terpadu juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran dan kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Melalui interaksi langsung dengan kondisi lingkungan pesisir, mahasiswa diharapkan dapat memahami berbagai tantangan yang dihadapi ekosistem pesisir serta pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini akan melibatkan sekitar 70 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen pengampu, serta tim pendamping dari Jurusan Ilmu Lingkungan FMIPA UNG. Pelaksanaan kegiatan berada di bawah tanggung jawab Prof. Dr. Dewi Wahyuni K. Baderan, S.Pd., M.Si selaku dosen penanggung jawab, dengan dukungan penuh dari jajaran dosen dan pendamping yang terlibat dalam penyelenggaraan PKL Terpadu.
Ketua Jurusan Ilmu Lingkungan FMIPA UNG, Prof. Dr. Sukirman Rahim, S.Pd., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan PKL Terpadu merupakan bentuk komitmen jurusan dalam menciptakan proses pembelajaran yang aplikatif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi lulusan yang memiliki kompetensi akademik yang baik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kepedulian terhadap isu-isu lingkungan yang berkembang saat ini.
Dengan mengusung semangat “Green Coast Initiative”, PKL Terpadu Tahun 2026 diharapkan menjadi wadah pembelajaran yang mampu memperkuat kapasitas mahasiswa dalam memahami dinamika ekosistem pesisir, mengembangkan kemampuan penelitian lapangan, serta menghasilkan rekomendasi ilmiah yang dapat mendukung upaya konservasi dan pengelolaan lingkungan pesisir secara berkelanjutan di Provinsi Gorontalo.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi mahasiswa Jurusan Ilmu Lingkungan Universitas Negeri Gorontalo untuk berkontribusi dalam membangun kesadaran lingkungan dan mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan demi masa depan ekosistem pesisir yang lebih baik.
Dalam rangka merespon tantangan dan prospek akademisi untuk kolaborasi dengan berbagai pihak guna memberikan kontribusi dalam pemecahan masalah lingkungan global dan penyiapan SDM di bidang lingkungan, maka Perkumpulan Program Studi Ilmu Lingkungan (PEPSILI) akan menyelenggarakan International Conference dengan tema "Harmonization of Various Impact Assessment Tools for Nature" dan Rapat Kerja Nasional XI dengan tema "Sinergi Kualitas Akademik Rumpun Program Studi Ilmu Lingkungan Berbasis Lembaga Agreditasi Mandiri" yang akan diselenggarakan pada 21-23 Agustus 2024 di Universitas Udayana Bali dan akan di hadiri oleh beberapa Dosen Ilmu Lingkungan, FMIPA UNG.
Semarak Kemerdekaan: Jurusan Ilmu Lingkungan FMIPA, UNG akan melaksanakan Pengabdian Masyarakat di Kabupaten Boalemo pada tanggal 18-19 Agustus 2024.
PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) tingkat Jurusan adalah program orientasi yang diselenggarakan oleh masing-masing jurusan di sebuah Universitas untuk mahasiswa baru. Kegiatan PKKMB ini diawali dari tingkat Universitas tanggal 12-14, kemudian dilanjutkan ke tingkat Fakultas tanggal 15 dan terakhir tingkat Jurusan tanggal 16.